You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas LH Tambah Sembilan Stasiun Pemantau Kualitas Udara
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Dinas LH Tambah Sembilan Stasiun Pemantau Kualitas Udara

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta bakal menambah sembilan Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) tahun ini. SPKU baru tersebut bertaraf reference-grade seperti pengadaan tahun sebelumnya.

Targetnya 25 SPKU reference-grade di tahun 2025

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, SPKU eksisting atau pengadaan sebelumnya sebanyak 12 unit. Ditargetkan, Jakarta memiliki 25 SPKU pada tahun 2025 mendatang.

“Hingga saat ini, Jakarta sudah memiliki 12 SPKU bertaraf reference-grade yang sudah berjalan dan ditambahkan lagi sembilan di tahun ini. Targetnya 25 SPKU reference-grade di tahun 2025, jumlah ini merupakan jumlah yang ideal,” ujar Asep, Kamis (18/1).

Hadiri AMPL 2023, Sekda Apresiasi Peran Masyarakat dalam Melestarikan Lingkungan

Asep berharap, kehadiran sembilan SPKU baru bisa memberikan data kualitas udara yang lebih maksimal dan bisa jadikan rujukan utama semua pihak.

Dia menambahkan, agar penerapannya maksimal perlu didukung dengan regulasi lain yang bisa menaikkan kualitas udara Jakarta.

“Tahun 2024 ini kita akan kebut penanggulangan kualitas udara di Jakarta. Selain menambah jumlah SPKU, juga menguatkan regulasi peningkatan kualitas udara, salah satunya melalui zona rendah emisi,” tandas Asep.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2147 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1127 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1046 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1041 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1008 personFakhrizal Fakhri